Waspada Ancaman Pasang Maksimum

  • Thursday, 04 January 2018

ANAMBAS (HK)- Ancaman pasang maksimum diprediksi bakal terjadi pada tanggal 1 sampai 4 Januari 2018. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Anambas pun mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan hati-hati terhadap ancaman tersebut.
Kendati terdapat ancaman, namun BMKG Tarempa tidak merinci daerah mana yang terkena dampak pasang maksimum tersebut, termasuk apakah pasang maksimum tersebut terjadi karena adanya fenomena supermoon.

Supermoon merupakan fenomena alam ketika bulan purnama berada pada titik orbitnya yang terdekat ke bumi. Hal ini menyebakan, bulan tampak terang sampai 30 persen dan 14 persen lebih besar dibandingkan ketika bulan berada pada titik terjauh orbitnya.  

"Tidak ada peringatan secara spesifik mengenai hal (supermoon) itu. Hanya saja, imbauan kepada masyarakat pesisir untuk senantiasa waspada terhadap ancaman pasang maksimum," kata Salim, perwakilan BMKG Tarempa, Selasa (2/1).

Lebih lanjut Salim menyebut, fenomena supermoon dapat bertahan selama tiga hingga empat hari kedepan. Fenomena ini pun diakuinya juga berdampak pada pasang air laut. "Fenomena ini tidak juga terjadi setiap tahun," bebernya.

Masih kata Salim, selain mewaspadai ada pasang maksimum pada masyarakat pesisir, BMKG juga memprediksi adanya potensi terjadinya hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang pada pagi hari di wilaya Batam dan Tanjungpinang.

Tidak hanya itu, pihaknya juga memprediksi adanya gelombang tinggi di wilayah perairan Natuna, Anambas dan Bintan. "Untuk transportasi laut dan ativitas di laut, diimbau untuk berhati-hati," ujarnya.

Peningkatan tinggi muka air laut terkait fenomena supermoon di awal tahun 2018, sambung Salim, diketahui sempat dikeluarkan BMKG Klas I Hang Nadim Batam. Peningkatan tinggi muka air laut ini dapat mengakibatkan terjadinya ROB (genangan air laut di daratan)

sumber : HaluanKepri

Copyright © 2014. | Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Anambas. | All right reserved.