Keluhkan BTS Tak Beroperasi, Wabup Anambas Curhat ke Pejabat Kementerian Kominfo!

  • Monday, 06 November 2017

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-‎Permasalahan Base Tranceiver Station (BTS) yang tidak beroperasi pada sejumlah daerah, disampaikan secara lantang oleh Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra.

Baca: Heboh Pasien BPJS Meninggal! Bupati-RSUD Bintan Mendadak Rapat Khusus, 2 Staf Dinonaktifkan!

Baca: Tersengat Kasus Pasien BPJS di RSUD Bintan Meninggal, Gubernur Sidak ke RSUP. Ini Perintahnya!

Baca: Misteri Terbongkar! Kenapa Pria Kerap Mengambil Keputusan Bodoh Ketika Terangsang? Ini Jawabnya!

Baca: Bikin Merinding! Setelah 7 Pawang Beri Sajen Kopi Hitam Ini, 2 Mayat Korban Buaya Menyembul Begini!

Dalam pertemuan koordinasi konektivitas wilayah Perpres 131 tahun 2015 di Jakarta, keluhan masyarakat di perbatasan menjadi sorotan utama yang disampaikannya di hadapan pejabat Kemenkominfo Republik Indonesia.

"Ya, hal itu turut kami sampaikan dalam rapat koordinasi. Pada intinya, kami ingin agar layanan telekomunikasi dapat dinikmati oleh masyarakat Anambas, khususnya yang berada di sejumlah pulau," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan seluler Rabu (20/9/2017).

Meski kurang mengetahui secara pasti berapa jumlah BTS yang belum berfungsi secara optimal pada sejumlah titik di Anambas,

namun ketersediaan akses telekomunikasi dinilai merupakan instrumen pokok dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat ‎Anambas. Terlebih, rencana pengembangan Anambas ke depan dalam mengoptimalkan potensi pariwisata.

"Kami sudah menyampaikan, dengan harapan akan mendapat tindaklanjut secepatnya‎," ungkapnya. Dalam kesempatan itu, Wan Zuhendra juga menyampaikan kalau rencana pembangunan 13 BTS program Pemerintah Pusat baru akan terealisasi sebanyak delapan unit pada tahun ini. Sisanya, diakui Wan akan coba direalisasikan pada tahun 2018 mendatang.

"Mereka belum bisa merealisasikan pada tahun ini, karena pembangunannya dilakukan secara nasional. Jadi, tidak hanya Anambas saja," ungkapnya.

Seperti diketahui, layanan akses telekomunikasi masih dikeluhkan oleh masyarakat. Masih satu pulau di Siantan, serta berlokasi tidak jauh dari ibukota kabupaten, minimnya kualitas akses telekomunikasi masih ditemukan di Arung Hijau Desa Tiangau Kecamatan Siantan Selatan.

Meski berdiri BTS yang menjulang tinggi di perbukitan, nyatanya masyarakat masih kesulitan untuk melakukan panggilan telepon dan layanan pesan singkat.

"Oh, kalau itu sudah lama Bang. Kemarin tak salah sudah ada tim yang turun mensurvei. Entah kapan menyalanya," ujar Roni salahseorang pemuda di Arung Hijau kepada Tribun belum lama ini. (*)

Sumber : Tribun Batam

Copyright © 2014. | Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Anambas. | All right reserved.